Kontraksi Asli vs Kontraksi Palsu: Kenali Tanda-Tandanya agar Tidak Panik Menjelang Persalinan

16 Oktober 2025

Sample Image

Klinik USG Halobunda Sahabat Ibu Hamil yang Penuh Kasih

Menjelang akhir kehamilan, banyak calon ibu mulai merasa perutnya sering mengencang dan bertanya-tanya, “Apakah ini tanda melahirkan?” Padahal, tidak semua kontraksi menandakan persalinan akan segera dimulai. Ada yang disebut kontraksi palsu (Braxton Hicks) dan ada pula kontraksi asli (kontraksi persalinan). Mengetahui perbedaannya sangat penting agar ibu tidak panik dan bisa mempersiapkan diri dengan tenang.

Apa Itu Kontraksi Palsu?

Kontraksi palsu biasanya mulai terasa sejak trimester ketiga. Sensasinya seperti perut yang tiba-tiba mengeras, tetapi tidak teratur, tidak semakin kuat, dan hilang saat ibu beristirahat atau mengganti posisi. Kontraksi ini adalah tanda tubuh sedang “berlatih” menuju persalinan, bukan tanda bayi siap lahir.

Ciri kontraksi palsu:

  • Tidak konsisten waktunya.
  • Tidak terasa semakin kuat.
  • Hilang setelah ibu berbaring atau minum air putih.
  • Tidak disertai keluarnya lendir darah atau pecah ketuban.
Ciri Kontraksi Asli

Sementara itu, kontraksi asli menandakan bahwa persalinan sudah semakin dekat. Rasa nyerinya biasanya berasal dari punggung bawah dan menjalar ke depan, semakin lama semakin kuat dan teratur. Tidak akan hilang meski ibu berpindah posisi.

Ciri kontraksi asli:

  • Terjadi secara teratur dan makin sering.
  • Intensitasnya meningkat dari waktu ke waktu.
  • Disertai rasa nyeri tajam di perut bawah atau punggung.
  • Kadang muncul lendir bercampur darah atau air ketuban pecah.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera datang ke klinik atau rumah sakit bila kontraksi sudah teratur setiap 5 menit selama 1 jam, atau jika air ketuban sudah pecah. Di USGHalobunda, kami siap membantu ibu dengan pemantauan ketat, pemeriksaan USG, dan dukungan penuh kasih dari tim dokter kandungan dan bidan berpengalaman.
“Jangan takut dengan kontraksi. Anggaplah itu sebagai tanda bahwa tubuh ibu sedang bekerja keras menyambut buah hati. Ketika ibu tenang, prosesnya akan lebih mudah dan nyaman.” pesan dr. Harvey

Hubungi Kami