27 Oktober 2025
Kehamilan kembar selalu menjadi kabar yang menggembirakan bagi pasangan suami istri. Namun, di balik kebahagiaan itu, kehamilan kembar juga membutuhkan perhatian dan perawatan ekstra. Sebagai dokter kandungan, saya sering menjelaskan bahwa kehamilan kembar terjadi ketika dua sel telur dibuahi oleh dua sperma (kembar fraternal) atau satu sel telur membelah menjadi dua embrio (kembar identik).
Beberapa faktor dapat meningkatkan peluang terjadinya kehamilan kembar, seperti:
Ciri awal hamil kembar sering kali lebih kuat dibandingkan kehamilan tunggal, seperti:
Kehamilan kembar memiliki risiko medis yang perlu diwaspadai, seperti anemia, tekanan darah tinggi (preeklamsia), kelahiran prematur, serta berat badan janin rendah. Karena itu, pemantauan rutin sangat penting. Di USG Halobunda, pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap janin tumbuh dengan baik dan mendeteksi dini potensi komplikasi.
Kehamilan kembar memang membawa kebahagiaan ganda, tetapi juga tanggung jawab besar. Dengan pengawasan medis yang tepat di USG Halobunda, nutrisi seimbang, dan dukungan penuh dari keluarga, ibu bisa menjalani kehamilan kembar dengan aman hingga persalinan. Ingat, setiap kehamilan adalah unik dan peran ibu dalam menjaga diri adalah kunci utama bagi tumbuh kembang janin yang sehat.